AGRARIA.TODAY – Menyambut puncak peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) Tahun 2021, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Doa untuk Negeri dengan tema “Pentingnya Adab dan Akhlak dalam Mempersatukan Langkah guna Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat”. Doa bersama pegawai Kementerian ATR/BPN di seluruh Indonesia ini berlangsung secara daring pada Kamis (04/11/2021).

Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, mengatakan doa merupakan bentuk pengabdian serta keyakinan bahwa manusia ialah hamba Tuhan yang lemah dibandingkan dengan kekuasaan Tuhan Yang Mahakuasa. Doa juga sebagai senjata untuk memohon segala keinginan, terutama kesehatan. Ia menyebutkan agar pandemi Covid-19 yang telah berdampak sangat besar bagi kehidupan manusia dapat segera berlalu.

“Kita berdoa semoga Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa, memudahkan urusan kita, menghindarkan penyakit Covid-19 yang sampai sekarang belum selesai, yang membawa dampak luar biasa kepada berjuta-juta manusia, baik dampak terhadap kesehatan ataupun yang lebih parah lagi dampak ekonomi yang menyengsarakan banyak sekali orang,” ujar Sofyan A. Djalil dalam kesempatan tersebut.

Ia pun mengajak seluruh jajaran yang mengikuti kegiatan ini untuk memohon perlindungan bagi bangsa serta semua umat manusia dari cobaan yang sampai sekarang belum berakhir. Sofyan A. Djalil berharap doa bersama dalam rangka HANTARU Tahun 2021 ini, dapat mengarahkan jajarannya menuju jalan yang benar, baik dalam melaksanakan tugas maupun fungsi yang diemban.

“Kiranya Tuhan yang Mahakuasa menerima doa kita dan menjadikan acara doa bersama ini sebagai bentuk pengakuan betapa lemahnya kita di depan Sang Pencipta. Semoga Allah SWT, Tuhan yang Mahakuasa selalu menunjukkan kita ke jalan yang benar,” tutur Menteri ATR/Kepala BPN.

Baca juga  Pahami Dulu RUU Pertanahan

Pada kesempatan ini, Ketua Bidang Sosial KORPRI ATR/BPN, Husaini, yang juga selaku Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Atas Tanah dan Ruang menyampaikan bahwa kegiatan Doa untuk Negeri dalam rangka HANTARU Tahun 2021 ini berada di tengah kondisi negeri yang masih berduka oleh merebaknya pandemi Covid-19. Ia mengajak peserta kegiatan yang hadir untuk tetap optimis bahwa Tuhan yang Maha Esa tidak akan memberikan cobaan di luar kesanggupan manusia, di balik goresan luka yang timbul akibat wabah ini, .

“Untuk itu, menyadari bahwa semua cobaan dan musibah itu datang dari-Nya, dan kita yakin Allah SWT pasti akan mencabutnya. Oleh karena itu, pada sore hari ini, sebagai ikhtiar kita bersama dan untuk memperkuat berbagai usaha yang telah dan akan terus kita lakukan meskipun kita berbeda agama, suku, ras, tempat, tetapi sebagai bangsa yang beriman seyogyanya hati dan batin kita berada dalam satu tujuan memanjatkan doa untuk negeri ini walaupun secara virtual,” tutur Husaini.

Baca juga  Pilot Project Percepatan Redistribusi TORA dari Kawasan Hutan sebagai Instrumen Akselerasi Reforma Agraria

“Akhirnya semoga dengan ikhtiar doa untuk negeri ini oleh seluruh anak negeri, siapapun dan apapun latar belakang kita, mampu mengeruk pintu-pintu nurani kita untuk menjadi lentera, berbagi kebaikan guna saling membantu saudara-saudara kita, menjadi lentera di tengah dampak penyebaran Covid-19 ini,” tambahnya.

Adapun Doa untuk Negeri ini dipandu oleh pimpinan masing-masing agama, antara lain Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Islam. Doa bersama pegawai Kementerian ATR/BPN ini turut menghadirkan Tokoh Agama dan Watimpres, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya yang dalam kesempatan ini juga menyampaikan petuah ataupun nasihat kebangsaan. (YS/TA)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia